Isi panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah, cabai hijau besar, dan cabai rawit hijau sampai harum. Tambahkan tomat. Aduk sampai layu. 3. Masukkan kambing. Aduk sampai berubah warna. Bubuhi garam, merica bubuk, dan gula pasir. dikukus, disuwir-suwir 100 gram kelapa parut kasar 1 lembar daun salam 1 cm lengkuas, dimemarkan 3
6966 resep kelapa parut terigu gula ala rumahan yang sederhana dan lezat dari komunitas memasak terbesar dunia! Lihat juga cara membuat Apam gula merah kelapa parut dan masakan sehari-hari lainnya.
Ubiyang telah dikukus dihaluskan. Parut kelapa lalu diberi sedikit garam dan dikukus sebentar Rebus gula merah dengan air sampai hancur. Setelah itu masukkan daun pandan dan potongan nangka. Biarkan rebusan gula hingga agak mengental. Setelah cukup kental angkat dari atas api dan saring Campurkan ubi, kelapa parut dan tepung kanji.
Masukkankelapa parut yang yelah dikukus ke dalam cetakan. Kemudian, masukkan juga adonan yang telah dicampur dengan pewarna. Masukkan sambil ditekan agar sedikit padat. Tambahkan lagi kelapa parut di atas adonan, lalu adonan lagi dengan warna yang berbeda. lakukan secara berulang hingga cetakan penuh. Kukus dengan api volume sedang, lalu tutup
1 Kupas singkong dari kulitnya, cuci hingga bersih dan tiriskan, kemudian parut singkong bisa menggunakan parutan keju. 2. Siapkan wadah, lalu tuang parutan singkong, gula merah, gula pasir, vanili dan garam, lalu aduk rata semua bahan tersebut. 3. Setelah adonan rata, siapkan potongan-potongan bulat daun pisang untuk alas.
Jajananpasar memang dikenal memiliki cita rasa nikmat yang gak pernah berubah meski seiring berjalannya waktu. Gak heran, deh kenikmatan jajanan pasar ini selalu memanjakan lidah penikmat. Selain memiliki rasa yang enak, jajanan pasar juga umumnya memiliki tampilan warna-warni yang gak kalah memikat. Berbicara soal jajanan pasar, kali ini IDN
Haisemuanya masih bersama Mr Eska. Aliran air sungai tiba-tiba berubah warna, mungkin berita ini sering berseliweran di media sosial kalian. Kejadian terseb
1sdt gula merah. 2 sdm kecap manis. 1 buah tomat, parut. 1 sdt garam. 2 sdm tepung tapioka, larutkan dengan sedikit air. Bumbu, haluskan: 8 butir bawang merah. 4 siung bawang putih. 3 butir kemiri. 1 cm jahe. 1 sdm merica puith utuh. 2 sdm ebi, rendam biar empuk lalu lumatkan kemudian di sangrai hingga menjadi serbuk. Isi Utamanya : 400 g mi
ZXM1. Penampilan dan warna kuku ternyata dapat mendeteksi segudang informasi mengenai kesehatan tubuh Moms. Terkadang, Moms berpikir bahwa sejumlah perubahan pada penampilan kuku menandakan adanya infeksi bakteri atau cedera. Namun nyatanya, sejumlah tanda lainnya dapat merujuk kepada penyakit tertentu yang lebih serius. Berikut perubahan pada kuku yang harus Moms waspadai Kuku hitam Kuku berwarna hitam memang kemungkinan besar disebabkan karena perdarahan atau memar di bawah kuku yang terluka. Hal tersebut menyebabkan penampilan hitam atau keunguan. Pada kondisi ini, Moms sebaiknya mengeluarkan darah dari bawah kuku. Meski akan hilang setelah luka sembuh, namun dibutuhkan waktu yang cukup lama. Kuku Biru Kuku yang berubah warna menjadi cenderung biru, dapat terjadi sebagai efek samping dari obat. Kuku biru juga dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah oksigen dalam darah, seperti asma, anemia berat, paparan dingin, terpapar ketinggian, penyakit arteri perifer, maupun syok. Baca Juga Cek! 5 Kondisi Kuku yang Menunjukkan Ada Penyakit di Tubuh Kuku Kuning Kuku juga bisa menjadi kuning dapat disebabkan dari rokok atau menggunakan beberapa cat kuku, terutama cat merah. Jika kuku jari Moms tebal, rapuh, dan berwarna kekuningan, penyebab utamanya adalah infeksi jamur. Namun selain itu, hal ini juga dapat disebabkan oleh masalah medis seperti penyakit paru-paru kronis atau kanker. Kuku Putih Jika permukaan kuku Moms berwarna putih dan bukan diakibatkan oleh kuku yang terlepas dari alasnya, kemungkinan kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur atau tanda dari kurangnya asupan darah ke ujung-ujung jari, alias Terry’s nails. Dimana hal ini adalah adalah kondisi kuku yang berwarna putih susu dengan ujung berwarna kemerahan atau gelap, sebagai akibat dari sirosis hati, gagal jantung, hati, atau ginjal, diabetes, anemia tipe defisiensi zat besi, reaksi kemoterapi, hipertiroidisme, atau malnutrisi. Kuku Putih Serta Kecokelatan Kuku yang berwarna setengah putih dan setengah cokelat pada ujung jari, dapat menjadi tanda dari gagal ginjal. Hal ini karena salah satu teorinya, gagal ginjal menyebabkan perubahan kimiawi dalam darah yang mendorong melanin dilepaskan ke dasar kuku. Ada pula kemungkinan lain bahwa gagal ginjal menyebabkan peningkatan jumlah pembuluh darah kecil di kuku. Kuku kering, Pecah-pecah dan Rapuh Tak hanya warnanya saja namun kondisi kuku juga dapat dideteksi sebagai sebuah penyakit. Kuku lembek dan rapuh merupakan efek dari lempeng kuku yang kering akibat berenang, penggunaan aseton yang rutin, atau berada di lingkungan yang kering. Kuku rapuh juga mungkin diakibatkan oleh kekurangan asupan vitamin A, B, dan C. Kuku adalah organ tubuh yang amat mudah menyerap cairan, layaknya kulit. Bila keadaan ini berlangsung lama, segera konsultasikan dengan kuku kering dan mudah rapuh adalah salah satu efek samping dari hipotiroidisme. Bercak Putih Terakhir, bila terdapat bercak atau noda putih yang timbul di permukaan kuku umumnya merupakan reaksi trauma ringan, bukan karena defisiensi kalsium. Hal Ini bukanlah suatu kondisi yang mengkhawatirkan dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika bercak putih tidak kunjung hilang, mungkin disebabkan oleh infeksi jamur. MDP
Kesehatan dan kebersihan kuku bagi sebagian orang mungkin tidak dianggap penting. Namun, warna kuku kita ternyata bisa menjadi penanda adanya gangguan kesehatan. Salah satunya kuku warna ungu, yang bisa menandakan perdarahan atau bahkan gangguan jantung. Perubahan kuku yang berbeda dari normal, seperti kuning atau hijau, juga dapat menandakan kondisi kesehatan tertentu, seperti efek samping obat-obatan hingga infeksi jamur kuku. Oleh karena itu, kenali lebih jauh mengenai penyebab warna kuku ungu dan cara menjaga kesehatan kuku agar kembali normal. Kenapa kuku berwarna ungu? Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kuku warna ungu terjadi, di antaranya 1. Cedera Salah satu penyebab kuku warna ungu yang paling umum adalah cedera. Cedera dapat disebabkan oleh benturan keras pada kuku, seperti terjepit pintu atau kejatuhan benda yang berat. Akibatnya, terjadi perdarahan di bawah kuku. Secara medis, kondisi ini disebut sebagai subungual hematoma. Selain membuat kuku berwarna biru keunguan, bahkan kehitaman, kondisi ini juga dapat disertai dengan memar atau pembengkakan pada ujung jari yang mengalami cedera. 2. Cuaca dingin Suhu udara yang dingin juga bisa menyebabkan kuku warna ungu terjadi. Sebab, suhu dingin akan membuat pembuluh darah menyempit. Alhasil, sulit bagi sel darah yang kaya akan oksigen untuk mengalirkan darah ke kuku. Kekurangan oksigen inilah yang menimbulkan adanya perubahan warna kuku membiru ungu. Kondisi ini tidak berbahaya karena merupakan mekanisme normal dalam tubuh untuk menyesuaikan diri terhadap paparan udara yang dingin. Warna kuku akan kembali normal apabila Anda sudah berada di dalam ruangan yang hangat. 3. Sianosis Kuku berwarna ungu kebiruan, bisa terjadi karena suatu kondisi yang dinamakan sianosis. Sianosis muncul, saat sel darah merah di tubuh Anda tidak membawa cukup banyak oksigen. Adanya kelainan pada sel darah merah ini bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti Penyakit paru-paru penyakit paru obstruktif kronis PPOK, asma, pneumonia Penyakit jantung penyakit jantung bawaan, gagal jantung kongestif Kelainan sel darah keracunan karbon monoksida, kelebihan produksi sel darah merah, methemoglobinemia Kelainan pembuluh darah kelainan konstriksi atau penyempitan pembuluh darah 4. Melanoma Apabila kuku warna ungu bukan diakibatkan oleh cedera, sianosis, maupun paparan cuaca dingin, ada kemungkinan penyebabnya adalah melanoma. Melanoma adalah sejenis kanker kulit yang muncul saat sel yang memproduksi pigmen menjadi abnormal dan tumbuh secara berlebihan. Bagaimana warna dan tekstur kuku yang sehat? Kuku terdiri dari lapisan protein yang dinamakan keratin. Kuku yang sehat memiliki permukaan yang halus tanpa disertai cekungan yang membuat kuku tidak rata. Selain itu, ciri-ciri kuku yang sehat warnanya pun seragam. Jadi, jika kuku warna ungu, kuning, hitam, atau hijau menandakan adanya suatu gangguan. Kuku yang sehat juga melekat dengan erat ke kulit, serta tidak mudah patah atau terlepas. Pada beberapa orang juga terdapat sebuah lunula. Lunula adalah warna putih yang ada di dasar kuku, berbentuk seperti setengah bulan. Terkadang, permukaan kuku juga memiliki garis-garis vertikal yang memanjang dari dasar kuku hingga ke ujung kuku. Hal ini tidaklah berbahaya serta biasanya terjadi seiring pertambahan usia. Bagaimana cara mengembalikan kuku berwarna ungu kebiruan kembali normal? Warna kuku kebiruan ungu bisa kembali normal dengan sejumlah penanganan tertentu tergantung pada penyebab kondisi di baliknya. Pada kuku yang mengalami cedera ringan, pengobatan khusus sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Paslanya, kuku ungu akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Namun, pada cedera yang parah, warna kuku ungu perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Sementara itu, apabila tanda kuku berwarna ungu disebabkan oleh sianosis maupun melanoma, maka penyebab penyakitnya yang harus disembuhkan agar kuku warna ungu bisa kembali seperti semula. Pada kondisi normal, beberapa cara di bawah ini bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya kuku warna ungu serta perubahan warna tekstur kuku lainnya. 1. Jaga kesehatan kutikula Salah satu cara merawat kuku adalah dengan menjaga kesehatan kutikula. Kutikula atau dasar kuku yang letaknya berada di dekat jari berfungsi untuk mencegah masuknya bakteri. Maka dari itu, Anda tidak disarankan untuk memotong kutikula atau mendorongnya terlalu ke bawah karena kutikula akan terbuka dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kuku. Untuk menjaga kutikula agar fungsinya dapat berjalan baik, coba rutin mengoleskan pelembap pada area ini. Ketika sedang menggunting kuku atau melakukan manicure, jangan biarkan kutikula terdorong terlalu ke bawah, atau memotongnya. 2. Rutin memotong kuku Caption Rutin memotong kuku bisa membuat kuku menjadi lebih sehat dan mencegahnya mudah patah. Tidak ada patokan waktu yang pasti mengenai waktu untuk menggunting kuku. Maka, sesuaikan saja dengan waktu tumbuhnya kuku. 3. Pakai sarung tangan saat mencuci piring Air sabun cuci piring bisa membuat kuku menjadi rapuh. Anda disarankan untuk menggunakan sarung tangan saat mencuci piring. 4. Tidak melakukan manicure secara berlebihan Tidak ada salahnya jika Anda ingin mempercantik kuku dengan manicure. Hanya, jangan memilih perawatan yang terlalu berlebihan seperti mengubah bentuk kuku secara ekstrem, atau menggunakan kuku palsu yang berbahan akrilik. Pasalnya, hal tersebut bisa meningkatkan risiko infeksi. 5. Segera tangani infeksi yang terjadi Apabila kuku warna ungu atau mengalami perubahan warna lainnya, disertai pembengkakan dan nyeri, sebaiknya jangan didiamkan begitu saja. Kondisi tersebut bisa menandakan adanya infeksi jamur. Sebelum bertambah parah, segera rawat infeksi ini menggunakan salep antijamur atau memeriksakannya ke dokter. Baca JugaIni Perbedaan Essence dan Serum, Wajib Tahu!Penyebab Bisul di Wajah Serta Cara MenghilangkannyaBerkenalan dengan Panthenol, Senyawa Kimia yang Melembapkan Kulit Jika Anda mengalami perubahan warna kuku, termasuk kuku warna ungu, sebaiknya segera cari tahu penyebab awalnya atau konsultasikan langsung dengan dokter. Pasalnya, perubahan warna kuku bisa menandakan adanya penyakit kuku atau gangguan kesehatan tubuh lainnya. Dengan demikian, Anda bisa segera memperoleh perawatan yang tepat. Jangan ragu untuk memeriksakan penyakit kuku ke dokter apabila perawatan sendiri tidak membuahkan hasil yang berarti. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kuku berwarna biru keunguan. Caranya, unduh aplikasi sekarang melalui App Store dan Google Play.
Kuku yang sehat seharusnya bertekstur halus dan memiliki warna yang konsisten. Kuku berubah warna berarti menunjukkan kelainan. Kondisi ini bisa jadi karena adanya virus kutil atau pengaruh dari obat-obatan yang dikonsumsi. Kuku berubah warna dari yang normal bisa menjadi tampak putih, kuning, atau hijau. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Yang paling umum, infeksi dan kondisi kulit adalah penyebab perubahan warna kuku. Infeksi sendiri bisa berasal dari jamur atau bakteri. Selain itu, trauma bisa juga menyebabkan terjadinya perubahan warna pada kuku Anda. Perubahan warna kuku juga bisa mengindikasikan adanya kondisi medis yang diderita oleh pemiliknya. Karena kuku bisa mengindikasikan adanya penyakit di dalam tubuh, tidak heran jika bagian ini mendapat perhatian khusus dari dokter. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, kuku biasanya akan diperiksa dengan seksama oleh dokter.